Assalamu'alaikum.. Wr.. Wb..

Assalamu'alaikum.. Wr.. Wb..

Kamis, 18 Juli 2013

PENGUMUMAN. HASIL SELEKSI UJIAN TERTULIS. TENAGA HARIAN LEPAS (THL) PENYULUH PERTANIAN. DEPARTEMEN PERTANIAN TAHUN 2007

PENGUMUMAN.  
HASIL SELEKSI UJIAN TERTULIS. 
TENAGA HARIAN LEPAS (THL) PENYULUH PERTANIAN. 
DEPARTEMEN PERTANIAN TAHUN 2007
Sumber : http://gis.deptan.go.id/pegawai/thl/index_thl_07.htm 




JABAR_VERIFIKASI/S1-S2,

HASIL SELEKSI UJIAN TERTULIS










JABAR_VERIFIKASI/D3

Jenis - Jenis Makanan Sumber Kalsium Tinggi

Kalsium merupakan zat yang sangat penting bagi kesehatan tubuh terutama tulang. Susu merupakan sumber kalsium yang sangat tinggi. Akan tetapi sumber kalsium bukan hanya terdapat pada susu saja. Makanan lain pun banyak yang mengandung kalsium sangat tinggi.

Berikut ini sumber-sumber makanan dengan kalsium tinggi yang patut Anda ketahui, seperti dilansir oleh Huffington Post:

 1.Kale

Sayuran dari keluarga Brassica ini bersepupu dengan brokoli. Secangkir kale memiliki 90 mg kalsium, yang artinya 3,5 cangkir kale akan lebih bermanfaat ketimbang satu gelas susu.

2. Jeruk
Buah ini ta
k hanya memiliki vitamin C tetapi juga menyediakan 60 mg klasium.

3. Susu Kedelai

Jenis susu ini memiliki sekitar 300 mg kalsium jika dihidangkan tanpa apapun.

4. Oatmeal

Oatmeal mungkin bisa dijuluki sebagai pahlawan sarapan. Makanan serat ini juga baik untuk jantung dan sistem pencernaan. Satu bungkus otmeal instan memiliki kandungan sebanyak 105 mg.

5. Biji Wijen

Satu ons biji wijen diperkaya dengan 280 mg kalsium, jumlah yang hampir setara dengan satu gelas susu.

6. Keju Swiss

Keju dari jenis Swiss dan Gruyere memiliki kandungan kalsium tertinggi—satu ons porsi menyediakan sebanyak 270 mg kalsium. Mozzarella memiliki kandungan 200mg, sama dengan keju keras seperti cheddar dan jack.

7. Kacang Kedelai

Satu cangkir kacang kedelai yang direbus tanpa garam menghasilkan 261 mg kalsium.

8. Almond

Satu ons kacang ini menyediakan 80 mg kalsium. Tak hanya itu, almond mampu membantu menjinakkan gula darah tinggi, menaikkan berat badan dan memotong kadar kolestorel.

9. Salmon

Ikan bergizi ini sarat dengan lemak sehat dan protein. Dan ternyata, tiga ons salmon kalengan dengan tulang memiliki kandungan kalsium sebanyak 181 mg.

10. Yogurt

Porsi delapan ons yogurt rendah lemak memiliki 415 mg kalsium, serta menyerap lebih banyak kalsium ke tubuh dibandingkan susu dengan jumlah yang sama.

11. Lobak
Satu cangkir lobak rebus sarat dengan sekitar 200 mg kalsium.

12. Brokoli

Manfaat kesehatan dari brokoli tidak ada tandingannya. Raja dari dunia sayur ini kaya akan 180 mg kalsium untuk satu cangkir penyajian saja.


Senin, 15 Juli 2013

Inilah Perbedaan Zakat, Infak dan Sedekah Yang Wajib Anda Pahami

Zakat, infak dan sedekah termasuk amal ibadah yang dianjurkan untuk dibayarkan dalam ajaran agama Islam. Ibadah tersebut dilakukan dengan cara memberikan sesuatu yang kita miliki yang membawa manfaat bagi orang lain. Masyarakat umumnya terkaburkan oleh tiga istilah tersebut sehingga sering menyamakan ketiganya sebagai sedekah biasa. Sebenarnya, apakah perbedaan zakat, infak dan sedekah? Pengertian zakat adalah mengambil sebagian harta dengan ketentuan tertentu untuk diberikan kepada kelompok tertentu. Menurut kewajiban melakukannya, zakat adalah amal ibadah yang wajib dijalankan oleh setiap muslim yang dikenai kewajiban membayar zakat dan diberikan kepada 8 golongan masyarakat. Sedangkan amal sedekah dan infak tidak wajibkan, hanya saja disunnahkan untuk dilakukan umat Islam. Menurut ahli fiqih, pengertian infak adalah semua jenis pembelanjaan seorang muslim untuk kepentingan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat. Sedangkan sedekah adalah bentuk infak yang lebih khusus lagi, yaitu pembelanjaan yang dilakukan di jalan Allah. Bersedekah tidak harus berupa uang. Kita juga dapat melakukannya dengan cara berbagi pikiran yang berguna dan membantu dengan tenaga. Perbedaan zakat, infak dan sedekah yang kedua adalah waktu pembayarannya. Kita dapat berinfak dan bersedekah kapan saja ketika memiliki kemampuan membayarnya. Sedangkan waktu pembayaran zakat hanya boleh dilakukan pada masa-masa tertentu saja. Zakat fitrah wajib dibayarkan selama bulan Ramadhan, lalu zakat maal dibayarkan ketika telah mencapai nisabnya dan dimiliki penuh selama setahun. Zakat, infak dan sedekah merupakan amal ibadah yang memiliki peran penting dalam kesejahteraan umat, menjalin persaudaraan dan mewujudkan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan beramal, khususnya amal zakat, kita juga dapat membersihkan harta kita sehingga kekayaan yang kita miliki menjadi harta yang barokah. Mari berzakat, infak dan sedekah sesuai anjuran agama! (Yons/Zakat.or.id) Sumber : http://zakat.or.id/

Selasa, 28 Mei 2013

Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL)

Salah satu KRPL yang ada di Kabupaten Bogor, berada di Desa Cipambuan Kecamatan Babakan Madang. Desa Cipambuan merupakan salahsatu desa yang hampir mendekati perkotaan. Dimana lahan pertanian yang semakin sempit oleh karena pembangunan pemukiman. Oleh karena itu Program KRPL ini sangat menarik dikembangkan di Desa Cipambuan khususnya dan wilayah perkotaan lainnya pada umumnya. Pembinaan inovasi teknologi KPRL dilakukan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Barat. Sasaran Kegiatan KRPL ini adalah para ibu rumah tangga dan Kelompok Wanita Tani yang ada di Desa Cipambuan. Sebagian besar tanaman yang dikembangkan adalah tanaman sayuran dan ada beberapa tanaman buah-buahan. Untuk memenuhi kebutuhan bibit tanaman yang akan ditanam, para ibu membuat Kebun Bibit Desa (KBD).
 
Berbagai jenis sayuran ditanaman oleh para ibu-ibu dilahan pekarangannya, hal ini karena sayuran dibutuhkan setiap hari untuk konsumsi dan pemenuhan gizi keluarga. Selain itu juga dapat menghemat uang belanja. Apabila kegiatan itu ditekuni maka akan menjadi tambahan pendapatan keluarga maupun kelompoktani di Desa Cipambuan.

Rabu, 06 Februari 2013

Berkata yang Baik atau Diam

Dari Abu Hurairoh rodhiallohu ‘anhu, sesungguhnya Rosululloh sholallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam. Dan barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya. Dan barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat hendaklah ia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhori dan Muslim) Kedudukan Hadits Hadits ini merupakan hadits yang penting dalam bidang adab. Makna hadits ini telah tercakup di dalam hadits ke-12. Hak Alloh Dan Hak Hamba Pada hadits di atas menunjukkan ada 2 hak yang harus ditunaikan, yaitu hak Alloh dan hak hamba. Penunaian hak Alloh porosnya ada pada senantiasa merasa diawasi oleh Alloh. Di antara hak Alloh yang paling berat untuk ditunaikan adalah penjagaan lisan. Adapun penunaian hak hamba, yaitu dengan memuliakan orang lain. Menjaga Lisan Menjaga lisan bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan berkata baik atau kalau tidak mampu maka diam. Dengan demikian diam kedudukannya lebih rendah dari pada berkata baik, namun masih lebih baik dibandingkan dengan berkata yang tidak baik. Berkata baik terkait dengan 3 hal, seperti tersebut dalam surat An-Nisa’: 114, yaitu perintah bershadaqoh, perintah kepada yang makruf atau berkata yang membawa perbaikan pada manusia. Perkataan yang di luar ketiga hal tersebut bukan termasuk kebaikan, namun hanya sesuatu yang mubah atau bahkan suatu kejelekan. Pada menjaga lisan ada isyarat menjaga seluruh anggota badan yang lain, karena menjaga lisan adalah yang paling berat. Memuliakan Orang Lain Memuliakan berarti melakukan tindakan yang terpuji yang bisa mendatangkan kemuliaan bagi pelakunya. Dengan demikian memuliakan orang lain adalah melakukan tindakan yang terpuji terkait dengan tuntutan orang lain. Sumber Artikel : http://www.alquran-sunnah.com/ Sumber Gambar : ttps://www.google.com/

Selasa, 05 Februari 2013

“Belajar Menjadi Pelangi”

Kehidupan setiap orang pasti selalu dipenuhi dengan suka dan duka. Kedua hal tersebut selalu hadir dan memberi warna tersendiri bagi setiap orang dalam menjalani kehidupannya. Hidup tidak akan menjadi monoton, jika mampu memanfaatkan kedua hal tersebut.
Sama halnya dengan pelangi yang selalu hadir sehabis hujan dan memberikan keindahan bagi dunia, demikian juga dengan suka dan duka yang memberikan keindahan tersendiri bagi dunia. Setiap warna yang terkandung di dalam pelangi memiliki makna dan rahasia tersendiri. Begitu pula dengan suka dan duka yang memiliki makna dan rahasia tersendiri. Kehidupan kita harus selalu penuh warna, sehingga kita mampu dan tangguh dalam menjalani setiap lembaran cerita hidup kita. Kita harus mampu untuk selalu belajar dari setiap warna kehidupan kita, sehingga kita mampu untuk memberikan keindahan tersendiri bagi kehidupan kita dan orang lain yang ada disekitar kita. Ada baiknya jika kita belajar menjadi seperti pelangi yang tidak selalu hadir, namun dapat memberikan keindahan yang luar biasa bagi dunia. Keindahan pelangi dapat dinikmati tidak hanya oleh satu orang saja, namun dapat dinikmati oleh semua orang. Begitu pun kehidupan kita harus dapat memberikan keindahan yang dapat dinikmati oleh semua orang yang ada disekitar kita. Dengan demikian kita dapat dikatakan telah berhasil memberikan dampak positif bagi kehidupan orang lain, dan kehidupan kita akan menjadi lebih bermakna. Hal apa pun yang kita lakukan dalam kehidupan ini, ingatlah prinsip pelangi. Kita harus selalu belajar untuk menjadi pelangi. Kita harus dapat memberikan keindahan tersendiri bagi kehidupan orang lain. Kita harus mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan orang lain. Pelangi akan selalu menyinari dunia ini, demikian pula dengan kehidupan kita yang akan selalu menyinari kehidupan sesama. @Lobby Kementerian ESDM - Plaza Centris 12 Oktober 2011 Sumber Artikel : http://edukasi.kompasiana.com/ Sumber Gambar :http://tulipbo.tumblr.com/

Waktu-Waktu Terkabulnya Do’a

Sungguh berbeda Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan makhluk-Nya. Dia Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Lihatlah manusia, ketika ada orang meminta sesuatu darinya ia merasa kesal dan berat hati. Sedangkan Allah Ta’ala mencintai hamba yang meminta kepada-Nya. Sebagaimana perkataan seorang penyair: اAllah murka pada orang yang enggan meminta kepada-Nya, sedangkan manusia ketika diminta ia marah” Ya, Allah mencintai hamba yang berdoa kepada-Nya, bahkan karena cinta-Nya Allah memberi ‘bonus’ berupa ampunan dosa kepada hamba-Nya yang berdoa. Allah Ta’ala berfirman dalam sebuah hadits qudsi: “Wahai manusia, selagi engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, aku mengampuni dosamu dan tidak aku pedulikan lagi dosamu” (HR. At Tirmidzi, ia berkata: ‘Hadits hasan shahih’) Sungguh Allah memahami keadaan manusia yang lemah dan senantiasa membutuhkan akan Rahmat-Nya. Manusia tidak pernah lepas dari keinginan, yang baik maupun yang buruk. Bahkan jika seseorang menuliskan segala keinginannya dikertas, entah berapa lembar akan terpakai. Maka kita tidak perlu heran jika Allah Ta’ala melaknat orang yang enggan berdoa kepada-Nya. Orang yang demikian oleh Allah ‘Azza Wa Jalla disebut sebagai hamba yang sombong dan diancam dengan neraka Jahannam. Allah Ta’ala berfirman: “Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60) Ayat ini juga menunjukkan bahwa Allah Maha Pemurah terhadap hamba-Nya, karena hamba-Nya diperintahkan berdoa secara langsung kepada Allah tanpa melalui perantara dan dijamin akan dikabulkan. Sungguh Engkau Maha Pemurah Ya Rabb… Berdoa Di Waktu Yang Tepat Diantara usaha yang bisa kita upayakan agar doa kita dikabulkan oleh Allah Ta’ala adalah dengan memanfaatkan waktu-waktu tertentu yang dijanjikan oleh Allah bahwa doa ketika waktu-waktu tersebut dikabulkan.
Diantara waktu-waktu tersebut adalah:
1. Ketika sahur atau sepertiga malam terakhir Allah Ta’ala mencintai hamba-Nya yang berdoa disepertiga malam yang terakhir. Allah Ta’ala berfirman tentang ciri-ciri orang yang bertaqwa, salah satunya: “Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan” (QS. Adz Dzariyat: 18)
Sepertiga malam yang paling akhir adalah waktu yang penuh berkah, sebab pada saat itu Rabb kita Subhanahu Wa Ta’ala turun ke langit dunia dan mengabulkan setiap doa hamba-Nya yang berdoa ketika itu. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam: “Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni‘” (HR. Bukhari no.1145, Muslim no. 758)
Namun perlu dicatat, sifat ‘turun’ dalam hadits ini jangan sampai membuat kita membayangkan Allah Ta’ala turun sebagaimana manusia turun dari suatu tempat ke tempat lain. Karena tentu berbeda. Yang penting kita mengimani bahwa Allah Ta’ala turun ke langit dunia, karena yang berkata demikian adalah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam diberi julukan Ash shadiqul Mashduq (orang jujur yang diotentikasi kebenarannya oleh Allah), tanpa perlu mempertanyakan dan membayangkan bagaimana caranya.
Dari hadits ini jelas bahwa sepertiga malam yang akhir adalah waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak berdoa. Lebih lagi di bulan Ramadhan, bangun di sepertiga malam akhir bukanlah hal yang berat lagi karena bersamaan dengan waktu makan sahur. Oleh karena itu, manfaatkanlah sebaik-baiknya waktu tersebut untuk berdoa.
 2. Ketika berbuka puasa Waktu berbuka puasa pun merupakan waktu yang penuh keberkahan, karena diwaktu ini manusia merasakan salah satu kebahagiaan ibadah puasa, yaitu diperbolehkannya makan dan minum setelah seharian menahannya, sebagaimana hadits: “Orang yang berpuasa memiliki 2 kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak” (HR. Muslim, no.1151)
Keberkahan lain di waktu berbuka puasa adalah dikabulkannya doa orang yang telah berpuasa, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam: ‘”Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi” (HR. Tirmidzi no.2528, Ibnu Majah no.1752, Ibnu Hibban no.2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi) Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan baik ini untuk memohon apa saja yang termasuk kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.
Namun perlu diketahui, terdapat doa yang dianjurkan untuk diucapkan ketika berbuka puasa, yaitu doa berbuka puasa. Sebagaimana hadits “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbuka puasa membaca doa: /Dzahabaz zhamaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah/ (‘Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah’)” (HR. Abu Daud no.2357, Ad Daruquthni 2/401, dihasankan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/232) Adapun doa yang tersebar di masyarakat dengan lafazh berikut: adalah hadits palsu, atau dengan kata lain, ini bukanlah hadits. Tidak terdapat di kitab hadits manapun. Sehingga kita tidak boleh meyakini doa ini sebagai hadits Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam.